Setelah Ikuti Pelatihan, Puluhan Warga Gresik Terima Bantuan Alat Wirausaha
Pemberian alat wirausaha yang disalurkan PT BKMS kepada warga. (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)

Setelah Ikuti Pelatihan, Puluhan Warga Gresik Terima Bantuan Alat Wirausaha

Warga di sekitar KEK Gresik menerima bantuan alat wirausaha menjahit dan teknisi AC dari PT BKMS usai mengikuti pelatihan kompetensi standar BNSP untuk perkuat ekonomi desa.

TIMES Gresik,Jumat 6 Februari 2026, 22:26 WIB
12.4K
A
Akmalul Azmi

GRESIKUsai menuntaskan pelatihan teknisi perawatan AC dan menjahit, sejumlah warga di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menerima bantuan alat wirausaha. Bantuan ini diserahkan untuk mendukung produktivitas dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

Para peserta berasal dari delapan desa dan tiga instansi pendidikan, yakni Desa Manyarejo, Manyar Sidomukti, Manyar Sidorukun, Karangrejo, Banyuwangi, Bedanten, Kramat, dan Leran. Selain itu, terlibat pula perwakilan dari SMK Yasmu, SMA Yasmu, dan SMK As Sa’adah.

Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Surabaya, Wido Eko Wardiono, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan jawaban atas tantangan industri yang menuntut kecepatan adaptasi terhadap ekosistem dinamis. Menurutnya, konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri melalui pelatihan kompetensi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja.

“Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi berstandar nasional BNSP serta peralatan kerja sebagai stimulus. Pesertanya beragam, mulai usia sekolah menengah hingga 50 tahun, sehingga mereka bisa terlibat langsung dalam rantai pasok industri,” ujar Wido, Jumat (6/2/2026).

Bantuan ini disalurkan oleh PT BKMS selaku pengelola JIIPE. Perusahaan menyerahkan paket peralatan kerja sebagai stimulus wirausaha agar peserta dapat langsung mempraktikkan keterampilan yang telah didapat.

Untuk bidang menjahit, sebanyak 11 unit alat jahit diserahkan, meliputi mesin jahit lockstitch dan obras, obeng, gunting, benang, hingga perlengkapan pendukung seperti spool, jarum, sekoci, dan oli mesin.

Sementara untuk bidang teknisi AC, disalurkan 20 paket peralatan yang terdiri dari tang kombinasi, kunci L set, kunci inggris, manifold gauge, tang ampere, termometer, pompa cuci AC, hingga plastik cuci AC.

Direktur HR & Logistik PT BKMS, Agung P. Guritno, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam membuka peluang kerja dan kemandirian ekonomi warga sekitar.

"Bantuan paket alat jahit dan penunjang teknisi AC ini kami harapkan dapat meningkatkan pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat,” ungkap Agung.

Ia juga mengajak para tenant di kawasan KEK untuk berkolaborasi dalam program lanjutan, termasuk pengembangan jenis pelatihan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar.

“Ke depan, pelatihan bisa dikembangkan ke bidang lain seperti e-commerce dan pemasaran digital agar ekonomi desa semakin produktif. Harapannya, program ini mampu membuka peluang usaha mandiri dan memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar KEK Gresik," pungkasnya. (*)

 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Akmalul Azmi
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Gresik, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.