Pasar Sidayu Gresik Jadi Pusat Ekonomi dan Cagar Budaya
Menteri Perdagangan RI Budi Santoso didampingi Bupati Fandi Akhmad Yani saat menyapa pedagang usai peresmian Pasar Sidayu (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)

Pasar Sidayu Gresik Jadi Pusat Ekonomi dan Cagar Budaya

Pasar Sidayu Gresik resmi dibuka setelah direvitalisasi dengan anggaran Rp25,8 miliar. Memiliki 538 stan, pasar ini jadi pusat ekonomi sekaligus cagar budaya.

TIMES Gresik,Jumat 10 April 2026, 14:32 WIB
881
A
Akmalul Azmi

GRESIKProyek pembangunan Pasar Sidayu di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, rampung dan diresmikan oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, Jumat (10/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Mendag menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar sebagai tanggung jawab bersama antara pedagang dan pengunjung.

“Pasar harus bersih dan nyaman. Ini menjadi tanggung jawab bersama, baik pedagang maupun pengunjung. Saya berharap pasar ini terus dirawat agar memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Pasar Sidayu sebelumnya sempat mengalami kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan beberapa tahun lalu. Dalam proses revitalisasi, pemerintah tetap mempertahankan nilai sejarah pasar yang menjadi kebanggaan masyarakat Gresik Utara, khususnya Kecamatan Sidayu.

Mendag juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto agar pasar tersebut dijaga dan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Pasar juga harus mengikuti perkembangan teknologi karena saat ini eranya sudah serba online,” katanya.

Usai peresmian, Mendag menyempatkan diri menyapa para pedagang. Ia juga memborong sejumlah kebutuhan pokok seperti telur, cabai, sayur, dan minyak untuk dibagikan kepada pengunjung.

“Berapa harga telur ini, Bu? Saya beli semua nanti dibagikan ya,” ujarnya saat berinteraksi dengan pedagang.

Dalam proses pembangunannya, Pasar Sidayu memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp30 miliar dari pemerintah pusat. Namun, realisasi pembangunan tercatat lebih efisien dengan nilai kontrak sekitar Rp25,8 miliar.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyebut Pasar Industri Tematik Sidayu atau yang dikenal sebagai Pasar Pahing menjadi pusat ekonomi penting bagi masyarakat Gresik Utara.

“Pasar Sidayu ini merupakan kebanggaan masyarakat. Selain menjadi pusat ekonomi, pasar ini juga termasuk cagar budaya sehingga harus dirawat bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pasar tersebut kini memiliki 538 stan yang lebih representatif dan nyaman. Fasilitasnya juga dilengkapi ruang terbuka hijau dan area plaza yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik.

“Tidak hanya sebagai pusat transaksi ekonomi, pasar ini juga menjadi ruang interaksi sosial masyarakat,” kata Yani. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Akmalul Azmi
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Gresik, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.