Muhammadiyah dan Aisyiyah Srembi Gresik Bagikan Sayur Gratis Tiap Pekan
Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Srembi Kebomas, Gresik rutin membagikan paket sayur dan layanan kesehatan gratis untuk warga.
GRESIK – Semangat berbagi terus dirawat warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Setiap pekan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Aisyiyah Srembi, Kecamatan Kebomas, rutin membagikan sayur gratis kepada masyarakat.
Kegiatan bertajuk "Ahad Berbagi Sayur Gratis" ini digelar setiap pekan kedua dan keempat. Program ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Sejak pukul 06.12 WIB, warga Srembi dan kawasan sekitarnya tampak memadati lokasi kegiatan. Selain menyediakan bahan pangan gratis, panitia juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.
Salah seorang warga, Diah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sedang lesu. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjangkau wilayah lain.
"Semoga program seperti ini tidak hanya dilaksanakan di satu tempat, tetapi juga bisa menjangkau daerah yang masyarakatnya lebih membutuhkan," tuturnya, Selasa (28/7/2026).
Manfaat serupa dirasakan Jainuri, seorang pengemudi ojek online. Ia menilai pembagian sayur gratis ini sangat baik dan berharap dapat terus berlanjut.
"Semoga semuanya diberi umur panjang, kesehatan, dan rezeki yang lancar," ucap Jainuri tulus.
Sediakan 150 Paket Sayur dan Layanan Kesehatan
Dalam setiap pelaksanaannya, panitia membagikan sedikitnya 150 paket sayur yang berisi bayam, labu air, jagung manis, tempe, dan telur. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pun semakin melengkapi kegiatan sosial tersebut.
Ketua PRM Srembi, Ikhwan Thohari, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang terus meningkat dari pekan ke pekan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang sejak pagi hadir dengan tertib mengikuti kegiatan ini. Semoga program sederhana ini benar-benar memberikan manfaat," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya menyadari program tersebut masih memiliki kekurangan dan terus memerlukan evaluasi.
"Kami terbuka terhadap setiap masukan dan kritik yang membangun. Semuanya menjadi bahan evaluasi agar Ahad Berbagi Sayur Gratis dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan yang lebih baik," pungkas Ikhwan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

