Gresik Kejar Target Penurunan Prevalansi Stunting 14,2 Persen
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat membuka kegiatan rapat kegiatan sinkronisasi. (Foto: Diskominfo Gresik for TIMES Indonesia).

Gresik Kejar Target Penurunan Prevalansi Stunting 14,2 Persen

Prevelansi stunting di Gresik pada tahun 2024 tercatat sebesar 15,2 persen. Angka tersebut menjadi perhatian bersama sekaligus pijakan dalam memperkuat program percepatan penurunan stunting di daerah.

TIMES Gresik,Rabu 17 Juni 2026, 15:26 WIB
93
A
Akmalul Azmi

GRESIKKabupaten Gresik Jawa Timur terus memperkuat lintas sektoral untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting sebesar 14,2 persen pada 2029.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan, percepatan penurunan stunting merupakan agenda prioritas yang melinatkan seluruh pemangku kebijakan.

“Penurunan stunting adalah kerja bersama yang membutuhkan komitmen seluruh pihak,” kata Wabup saat membuka kegiatan Sinkronisasi Program dan Pendampingan Web Pelaporan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Gresik, Rabu (17/6/2026).

Wabup Alif menjelaskan bahwa berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional berada pada angka 19,8 persen. 

Pemerintah, kata dia menargetkan angka tersebut turun menjadi 14,2 persen pada tahun 2029 dan mencapai 5 persen pada tahun 2045 sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.

“Prevelansi stunting di Gresik pada tahun 2024 tercatat sebesar 15,2 persen. Angka tersebut menjadi perhatian bersama sekaligus pijakan dalam memperkuat program percepatan penurunan stunting di daerah,” ujarnya.

Menurut Alif arah kebijakan nasional dalam RPJMN 2025–2029 menempatkan pencegahan dan percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari transformasi sosial.

“Dalam RPJMD Gresik prevalensi stunting ditargetkan mencapai 14,2 persen pada 2029, selaras dengan target nasional, dan terus ditekan hingga mencapai 14 persen pada tahun 2030,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Gresik Edi Hadisiswoyo menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyelaraskan dan mengoordinasikan berbagai upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting agar berjalan terpadu.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan aksi konvergensi stunting, mulai dari tahap analisis situasi, perencanaan, hingga pelaksanaan program.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun integrasi program lintas sektor, peningkatan efektivitas penggunaan anggaran, penguatan layanan bagi kelompok sasaran prioritas, serta kolaborasi yang semakin kuat,” tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Akmalul Azmi
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Gresik, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.