Olahan Bandeng Justru Jadi Favorit Wargaa Gresik saat Lebaran
Olahan Ikan Bandeng menjadi kuliner wajib bagi warga Gresik saat Lebaran.
GRESIK – Jika di banyak daerah hidangan opor ayam menjadi menu wajib saat Lebaran, hal berbeda justru terlihat di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Warga di Kota Pudak ini lebih memilih menyajikan aneka olahan ikan bandeng sebagai hidangan khas saat Hari Raya Idulfitri.
Tradisi memasak bandeng saat Lebaran sudah berlangsung turun-temurun di tengah masyarakat Gresik. Hal ini karena wilayah itu dikenal sebagai tempatnya budidaya bandeng.
Setiap menjelang lebaran, petani tambak bandeng memanen ikan yang telah dipelihara lalu dijual di Pasar Bandeng yang telah ada sejak zaman Sunan Giri.
Dahulu, para santri Sunan Giri membeli bandeng jelang lebaran untuk disajikan saat Hari Raya Idul Fitri. Tradisi memasak bandeng itu masih dilestarikan sejak kini
Salah satu warga Gresik, Iis Zaiyinah, mengaku setiap Lebaran selalu menghadirkan menu olahan bandeng di rumahnya.
Menurutnya, hidangan berbahan dasar ikan bandeng sudah menjadi tradisi keluarga yang terus dijaga.
“Kalau Lebaran pasti masak bandeng. Biasanya dibuat bandeng kropok dan kelan bandeng,” ujarnya.
Dia menuturkan, bandeng yang dipilih untuk hidangan Lebaran umumnya berukuran besar, yakni sekitar dua kilogram.
Namun, menurutnya ukuran tersebut juga perlu diperhatikan agar rasa ikan tetap gurih. "Biasanya maksimal dua kilogram. Kalau terlalu besar rasanya malah agak hambar, kurang gurih,” jelasnya.
Sebagai warga Gresik, Iis mengatakan tradisi memasak bandeng saat Lebaran sudah dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Hampir setiap tahun, hidangan tersebut selalu hadir di meja makan saat momen berkumpul bersama keluarga.
“Sudah turun-temurun buat bandeng. Setiap tahun pasti membuat,” katanya.
Selain menjadi hidangan keluarga, olahan bandeng juga kerap disajikan kepada tamu yang datang bersilaturahmi saat Lebaran.
Tak heran jika menjelang hari raya, permintaan ikan bandeng di pasar-pasar Gresik biasanya meningkat. Harganya pun biasanya lebih mahal. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



