Golkar Gresik Incar 9 Kursi Legislatif
Modal Golkar untuk meraih kursi tinggi di DPRD Gresik sangat realistis, pada Pemilu 2024 lalu Golkar Gresik memperoleh enam kursi di DPRD Gresik.
GRESIK – DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik, Jawa Timur memasang target tinggi pada Pemilu 2029 mendatang. Bahkan, partai berlambang pohon beringin ini menargetkan 9 kursi DPRD Gresik.
Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD Golkar Gresik Wongso Negoro saat acara buka puasa bersama di kantor DPD Golkar di Jalan Panglima Sudirman, Kota Gresik, Sabtu (14/3/2025).
Dia mengatakan, peningkatan jumlah kursi menjadi target penting bagi partainya agar dapat memperkuat posisi politik di tingkat daerah, termasuk membuka peluang mengusung kader sendiri pada Pilkada.
“Kami mengharapkan kursi di DPRD meningkat secara signifikan,” ujarnya.
Wongso menyatakan, modal Golkar untuk meraih kursi tinggi sangat realistis, pada Pemilu 2024 lalu Golkar Gresik memperoleh enam kursi di DPRD Gresik. Jumlah tersebut menurun dibandingkan Pemilu 2019 yang berhasil meraih delapan kursi.
"Sementara pada Pemilu 2014, partai berlambang pohon beringin ini sempat meraih 11 kursi," terangnya.
Ia menambahkan, target sembilan kursi tersebut akan diupayakan melalui konsolidasi organisasi secara menyeluruh hingga tingkat bawah. DPD Golkar Gresik juga mulai mempersiapkan langkah-langkah strategis menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Target kita 9 kursi. Membuka pencalegan setelah hari raya dan melakukan konsolidasi lebih intens. Dari kecamatan sampai desa kita kerja sama dengan Bulog dengan program pangan murah sehingga memberi kemudahan bagi masyarakat untuk sembako lebih murah,” kata tokoh Gresik selatan ini.
Menurutnya, hingga saat ini DPD Golkar Gresik telah menyelenggarakan delapan Musyawarah Kecamatan (Muscam), termasuk satu Muscam di Kecamatan Menganti sebagai bagian dari proses konsolidasi internal partai.
Selain kegiatan buka puasa bersama, rangkaian acara juga diisi dengan kegiatan bakti sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat serta donor darah.
Wongso menegaskan, partainya optimistis mampu meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029 dengan memperkuat kerja organisasi serta menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Program pangan murah bersama Bulog ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, sekaligus mendekatkan Golkar dengan warga di tingkat akar rumput,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


