TIMES GRESIK, GRESIK – Jakarta Pertamina Enduro (JPE) tampil dominan dalam lanjutan Putaran Kedua Proliga 2026. Bertanding di GOR Tri Dharma, Gresik, Minggu (1/2/2026), tim asuhan Bulent Karsioglu ini sukses membungkam Bandung bjb Tandamata dengan skor telak 3-0 (25-17, 25-20, 25-18).
Kemenangan ini memperkokoh posisi JPE di papan atas klasemen sekaligus menjadi sinyal bahaya bagi tim lawan. Trio "Meriam" JPE yang diisi Megawati Hangestri, Iana Shcherban, dan Wilma Salas tampil impresif sepanjang laga.
Mengandalkan starting six terbaiknya—Megawati, Shendy, Tisya Amallya, Nurlaili, Iana Shcherban, dan Wilma Salas—JPE langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal. Di kubu lawan, Bandung bjb Tandamata yang menurunkan Calista Maya, Tiara Sanger, Larasati, Ivoliana, Sonaly Cidrao, dan Anastasia Guerra, sempat memberikan perlawanan sengit.
Jalannya Pertandingan
Laga set pertama berjalan alot hingga kedudukan 15-14 untuk keunggulan JPE. Namun, pasca time-out yang diminta pelatih bjb Tandamata, Risco Herlambang, JPE justru tampil lebih tenang. Blok rapat dari Tisya Amallya dan kolega membuat serangan Calista Maya sering kandas. JPE melesat 20-15 sebelum akhirnya Wilma Salas menutup set pertama dengan skor 25-17.

Memasuki set kedua, tensi pertandingan meningkat. Saling kejar angka terjadi sejak awal kedudukan 4-4 hingga 6-6. Bandung bjb Tandamata sempat memberikan tekanan melalui spike keras Sonaly Cidrao dan Anastasia Guerra, namun JPE berhasil menjaga jarak di angka 17-12.
Momentum sempat beralih ketika bjb berhasil menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Dalam posisi kritis, ketenangan mental JPE teruji. Dua service ace mematikan dari Iana Shcherban mengubah keadaan menjadi 24-22. Lagi-lagi, Wilma Salas menjadi eksekutor penentu yang mengakhiri set kedua dengan skor 25-20.
Tertinggal dua set, Risco Herlambang melakukan perombakan dengan memasukkan Waode, Fitriyani, dan Rara. Strategi ini membawa bjb unggul tipis 6-5 di awal set ketiga. Namun, dominasi JPE tak tergoyahkan. Variasi serangan yang dibangun Tisya Amallya sukses memanjakan Megawati dkk untuk membalikkan keadaan menjadi 13-11.
Memanfaatkan kesalahan posisi pemain lawan, JPE terus mendulang poin hingga selisih lebar 23-15. Pertandingan akhirnya ditutup dengan kemenangan meyakinkan 25-18 bagi Jakarta Pertamina Enduro.
Evaluasi Pelatih dan Pemain
Kunci kemenangan JPE terletak pada kedalaman skuat dan efektivitas blok. Meskipun Bandung bjb Tandamata melakukan rotasi pemain di set ketiga, koordinasi pertahanan JPE terbukti terlalu tangguh untuk ditembus.
Usai laga, pelatih bjb Tandamata, Risco Herlambang mengakui performa timnya jauh dari kata maksimal. "Selain beberapa pemain kondisinya tidak fit, mereka bermain tidak seperti yang diharapkan. Receive dan blok tidak sebagus biasanya," ujar Risco.
Meski demikian, Risco tetap optimistis menatap sisa pertandingan demi mengamankan tiket final four. "Target kami memang ke final four dulu. Kami akan segera melakukan evaluasi untuk perbaikan tim," tegasnya.
Di sisi lain, pelatih JPE Bulent Karsioglu menegaskan kesiapan timnya menghadapi siapa pun. "Target kita adalah final four. Jadi bertanding dengan siapa pun kita siap menang, seperti hari ini," ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa kunci permainan timnya adalah ketenangan. "Bermain voli bukan sekadar menang atau kalah, kami juga mengajak seluruh pemain untuk tetap bermain enjoy."
Kapten tim JPE, Tisya Amallya, mengaku bersyukur atas kemenangan ini namun enggan berpuas diri. "Saya dan teman-teman tidak akan jemawa, karena minggu depan masih ada pertandingan-pertandingan penting yang harus dihadapi," pungkasnya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Jaga Peluang ke Final Four
| Pewarta | : M. Marhaban |
| Editor | : Deasy Mayasari |