Ajang Pencarian Bibit Petenis Meja, Ratusan Pelajar Gresik Unjuk Kemampuan
Pelajar saat tanding tenis meja di Gressmall (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)

Ajang Pencarian Bibit Petenis Meja, Ratusan Pelajar Gresik Unjuk Kemampuan

Turnamen Tenis Meja Piala Dispendik Gresik di Gressmall diikuti 164 peserta kategori SD, U-17, ganda. Sertifikat pemenang bisa digunakan untuk SPMB jalur prestasi.

TIMES Gresik,Sabtu 20 Juni 2026, 17:58 WIB
72
A
Akmalul Azmi

GRESIKTurnamen Tenis Meja Piala Dispendik Gresik menjadi ajang pencarian bibit atlet muda berbakat di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Kejuaraan yang digelar selama dua hari di Gressmall Gresik itu diikuti 164 peserta dari berbagai kategori. Kejuaraan ini mempertandingkan kategori Single SD se-Gresik, Single U-17, serta Ganda.

General Manager Gressmall, Erich Pramono Bagun, menyampaikan kegiatan ini menjadi bukti bahwa pusat perbelanjaan bisa menjadi pusat olahraga.

“Kami mengucapkan terima kasih karena diberikan kesempatan menjadi tuan rumah event olahraga ini. Antusiasme masyarakat dan para pecinta tenis meja sangat tinggi,” katanya, Sabtu (20/6/2026).

Melalui kolaborasi bersama Dispendik Gresik, Erich menyatakan kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembinaan olahraga. “Kami yakin, dari turnamen ini muncul petenis meja muda berbakat,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik, S. Hariyanto, mengatakan turnamen tersebut merupakan bentuk sinergi Dispendik dalam mencetak atlet-atlet berprestasi sejak usia dini.

article

Meski baru pertama kali digelar, turnamen ini menjadi sarana pembinaan yang serius sehingga mampu melahirkan atlet muda yang nantinya bisa bersaing di tingkat kabupaten hingga nasional.

“Ke depan kami siap mendukung agar kegiatan ini menjadi agenda tahunan. Ini merupakan turnamen pertama dan kami berharap dari sini lahir atlet-atlet yang membanggakan Gresik di masa mendatang,” katanya.

Selain itu, terang Hariyanto, para pemenang tingkat SD juga akan mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan untuk proses seleksi SPMB jalur prestasi.

“Yang paling spesial, sertifikat pemenang lomba juga bisa menjadi poin dalam penerimaan murid baru,” terangnya.

Sementara itu, Ketua KONI Gresik, Anis Ambiyo Putri, menilai turnamen tersebut bukan hanya menjadi ajang silaturahmi antar-atlet, tetapi juga momentum menemukan bibit-bibit baru tenis meja.

Menurutnya, Gresik akan menghadapi Porprov 2027 sehingga pembinaan sejak dini menjadi langkah penting untuk meningkatkan prestasi cabang olahraga tenis meja.

“Kami optimistis pada Porprov mendatang cabang tenis meja bisa menyumbangkan medali emas dan prestasinya lebih baik dibanding sebelumnya,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Akmalul Azmi
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Gresik, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.