Bupati Yani Dukung Eks Pemain Persebaya Didik Suprayogi Pimpin PSSI Gresik
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendukung mantan pemain Persebaya Didik Suprayogi untuk memimpin Askab PSSI Gresik demi perbaikan pembinaan usia dini.
GRESIK – Nama Didik Suprayogi mantan pemain Persebaya Surabaya asal Kabupaten Gresik disebut layak memimpin PSSI Gresik. Hal itu disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat melepas tim Gresik United U-13 dan U-15 untuk berlaga di Piala Soeratin 2026. Tim tersebut dilepas di Kantor Pemkab Gresik Selasa (1/9/2026).
Bupati Yani menyampaikan pembinaan sepak bola di Kota Pudak tidak boleh berhenti. Untuk itu, Ketua PSSI Gresik kedepan harus berpengalaman.
“Cocok itu, saya setuju,” katanya Gus Yani saat ditanya mengenai Dodik yang juga mantan oemain Persebaya Surabaya dan PSDS Delo Serdang ini.
Menurut Gus Yani, tim yang akan berlaga tersebut merupakan harapan sekaligus aset sepak bola Gresik. Ia berharap pembinaan usia dini mampu menjadi pintu lahirnya pemain-pemain yang kelak memperkuat tim.
“Anak-anak ini adalah harapan bagi kami, prestasi bagi pemerintah dan merupakan aset pemain nanti di tim Kabupaten Gresik,” katanya.
Gus Yani mengakui masih banyak pekerjaan rumah dalam pembinaan sepak bola Gresik. Salah satunya banyaknya sekolah sepak bola (SSB) yang belum terangkum dalam wadah pembinaan Askab PSSI Gresik.
“Masih banyak pekerjaan rumah di Askab PSSI Gresik. Kami berharap ada sosok yang bisa menjalankan program di dalamnya dengan baik,” tegasnya.
Menurutnya, sosok Ketua Askab PSSI Gresik ke depan harus benar-benar memahami sepak bola dan memiliki komitmen terhadap pembinaan usia dini.
“Kita tunggu Munas PSSI pusat (akhir tahun ini), nanti kita tata kembali Askab PSSI Gresik. Struktur harus orang yang suka bola dan orang bola tentunya,” ujarnya.
Sementara itu, Dodik sendiri mengaku sepak bola telah menjadi bagian dari hidupnya. Namun, ia menilai memimpin Askab PSSI Gresik bukan perkara mudah, terutama jika harus membangun pembinaan usia dini dari bawah.
“Kalau ditanya siap atau tidak, ya harus siap. Tapi tidak boleh main-main. Pembinaan itu membutuhkan dukungan, pertandingan berjenjang dan fasilitas yang menunjang,” kata pria yang juga Kades Kepatihan, Menganti, Gresik itu.
Exco/Komite Usia Muda Askab PSSI Gresik, Agita Desi Dwijaning Ayu mengatakan kepengurusan Askab PSSI Gresik selama sekitar tiga tahun terakhir diisi oleh pelaksana tugas.
“Tiga tahun ini Plt. Pak Ketua mengundurkan diri karena ikut pencalonan legislatif,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

