Lezat dan Unik, Kerupuk Teripang dan Terung Jadi Jajanan Favorit Warga Gresik di Momen Lebaran
Warga pesisir Gresik sajikan kerupuk teripang dan terung sebagai jajanan khas Lebaran. Dibuat alami tanpa tepung, kaya nutrisi, dan jadi identitas kampung nelayan. Diapresiasi anggota DPRD.
GRESIK – Warga pesisir Kabupaten Gresik Jawa Timur memiliki jajanan unik dan lezat yang hadir setiap lebaran tiba. Namanya kerupuk teripang dan terung yang kaya nutrisi dan gizi.
Kudapan khas kampung nelayan ini dikenal kaya manfaat, mulai dari menjaga kesehatan jantung hingga mengatasi radang sendi.
Keunikan tradisi ini diakui oleh warga setempat, Laila Nurbarkah, yang menyebutkan bahwa sajian ini telah ada sejak dulu karena melimpahnya hasil tangkapan warga.
“Banyak warga di sini bekerja sebagai nelayan. Selain mendapatkan kerang, juga teripang dan terung,” ujar warga Dusun Asemanis Desa Ngawen Sidayu, Laila pada Sabtu (14/3/2026).
Laila menjelaskan, proses pembuatan kerupuk ini dilakukan secara alami tanpa tambahan tepung.
Teripang blonyo atau timun laut diiris, dibersihkan dari lumpur, direbus, dibumbui bawang putih, lalu dijemur hingga kering sebelum digoreng.
“Untuk terung proses masaknya juga sama. Hanya bentuknya seperti bola. Semua tanpa ditambahi tepung,” terangnya.
Diapresiasi Anggota DPRD Gresik
Di sela kegiatannya menyapa warga, Anggota DPRD Gresik Ricke Mayumi terlihat ikut memborong produk khas tersebut.
Dia memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas warga Asemmanis dalam mengolah hasil laut menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Ricke menegaskan pentingnya dukungan bagi pelaku UMKM agar produk lokal seperti kerupuk teripang ini bisa dikenal lebih luas di luar wilayah Gresik.
“Ini adalah potensi luar biasa yang dimiliki Gresik. Kerupuk teripang dan terung ini bukan sekadar jajanan, tapi identitas kampung nelayan yang harus kita dukung penjualannya. Saya mengajak masyarakat untuk bangga membeli produk UMKM kita sendiri agar ekonomi warga terus berputar,” tegas politisi Partai Gerindra ini.
Meski harganya tergolong premium, yakni berkisar antara Rp40.000 hingga Rp90.000 per 250 gram, peminatnya selalu melonjak setiap Ramadan dan Lebaran. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


