Haji Ramah Lansia, Jemaah Asal Gresik Difasilitasi Kursi Roda hingga Vitamin
Pemkab Gresik memberikan fasilitas khusus kepada calon jemaah haji lansia demi mewujudkan visi Haji Ramah Lansia.
GRESIK – Wujudkan haji ramah lansia, Pemkab Gresik memberikan fasilitas kepada calon jemaah haji mulai fasilitas kursi roda hingga vitamin dan obat-obatan.
Melalui program fasilitasi kesehatan dan alat bantu mobilitas, Pemkab Gresik memastikan jemaah, khususnya lansia, dapat menjalankan ibadah nyaman.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa kebijakan ini lahir dari evaluasi kebutuhan riil jemaah di lapangan.
Menurutnya, bantuan tidak lagi berorientasi pada pemberian uang, melainkan diarahkan pada dukungan yang lebih tepat sasaran.
“Yang dibutuhkan jemaah itu kesehatan dan mobilitas. Di sana aktivitasnya fisik, berjalan jauh, cuaca panas. Kalau tidak disiapkan, biaya untuk obat bisa menghabiskan bekal jemaah,” ujarnya di Gresik pada Kamis (23/4/2026).
Sebagai bentuk perhatian tersebut, Pemkab Gresik juga menyiapkan paket obat untuk seluruh jemaah calon haji tahun 2026.
Paket tersebut meliputi vitamin harian untuk daya tahan tubuh selama 40 hari, obat flu dan batuk, vitamin B kompleks untuk mengatasi kelelahan, serta obat pereda nyeri.
"Penyediaan fasilitas kursi roda bagi jemaah lansia melalui skema pinjam pakai. Kebijakan ini diambil untuk memastikan ketepatan penggunaan sekaligus memenuhi aspek akuntabilitas pengelolaan barang daerah," terangnya.
Ratusan Jemaah Ketagori Lansia
Berdasarkan analisa risiko jemaah calon haji tahun 2026, tercatat sedikitnya 101 jemaah membutuhkan dukungan kursi roda selama pelaksanaan ibadah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gresik, Lulus, menyampaikan bahwa jemaah lansia memang terus meningkat setiap tahun, sehingga membutuhkan perhatian khusus dari berbagai pihak.
“Mayoritas jemaah kita berada pada kategori usia yang memerlukan pendampingan, baik dari sisi kesehatan maupun mobilitas. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian, dan KBIHU menjadi sangat penting agar pelayanan kepada jemaah bisa optimal,” ujarnya.
Lulus juga menekankan bahwa kesiapan jemaah tidak hanya soal administrasi keberangkatan, tetapi juga kesiapan fisik dan dukungan fasilitas selama di Tanah Suci.
Program fasilitasi ini turut diperkuat melalui sinergi lintas sektor, termasuk Dinas Sosial yang menyalurkan kursi roda bagi jemaah lansia melalui KBIHU dengan mekanisme pinjam pakai. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

