Tinjau SPMB di Gresik, Khofifah Apresiasi Sistem Penjadwalan Tanpa Antrean
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyama calon murid yang mendaftar di SMAN 1 Cerme. (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)

Tinjau SPMB di Gresik, Khofifah Apresiasi Sistem Penjadwalan Tanpa Antrean

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kelancaran pelaksanaan SPMB 2026 di Gresik. Sistem penjadwalan digital terbukti efektif mengurai antrean calon murid baru.

TIMES Gresik,Rabu 3 Juni 2026, 18:23 WIB
345
A
Akmalul Azmi

GresikGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Gresik, Rabu (3/6/2026). Kunjungan diawali di SMKN 1 Cerme untuk meninjau proses verifikasi calon murid baru. Di sekolah tersebut, ia mengapresiasi sistem pelayanan yang mampu mengurai antrean.

Selanjutnya, orang nomor satu di Jatim itu mengunjungi SMAN 1 Cerme. Di sana, ia menyapa sejumlah calon murid yang tengah melakukan proses pendaftaran. Menurut Khofifah, penerapan sistem penjadwalan verifikasi yang dilakukan sekolah menjadi salah satu kunci kelancaran pelaksanaan SPMB tahun ini.

“Di semua titik, teman-teman tidak akan melihat penumpukan antrean yang akan melakukan verifikasi identitas mereka. Jamnya sudah ditentukan sehingga layanan yang disiapkan operator bisa menghitung kapasitas pelayanan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, setiap calon murid telah memperoleh jadwal verifikasi yang terkonfirmasi melalui sistem. Dengan begitu, calon murid tidak antre terlalu lama.

“Jadi diatur per jam seperti periksa ke dokter. Sudah terkonfirmasi by system, kapan mereka harus datang untuk verifikasi. Menurut saya (SPMB) di Gresik ini luar biasa,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung menambahkan pelaksanaan SPMB 2026 dirancang memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat melalui sistem yang lebih tertata dan transparan.

Jika sebelumnya waktu pendaftaran relatif singkat, Aries menyatakan kini proses verifikasi dan pendaftaran berlangsung lebih lama.

“Tentu prosesnya aman nyaman, kami harap di seluruh wilayah, sistem juga sudah bisa dipntau realtime,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Gresik, Eko Agus Suwandi menambahkan total ada 12 SMA dan 4 SMK Negeri yang membuka SPMB.

Selama pelaksanaan SPMB, Eko memastikan seluruh proses pendaftaran dipantau secara menyeluruh sehingga berjalan transparan dan berkeadilan.

“Kunjungan Ibu Gubernur Jawa Timur menjadi bentuk perhatian dalam memastikan pelaksanaan SPMB di Gresik berjalan transparan,” ungkapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Akmalul Azmi
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Gresik, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.