Dukung Bibit Muda, Freeport Grassroots Tournament 2026 di Gresik Berlangsung Meriah
Para pemain saat bertanding di ajang Freeport Grassroots Tournament di Stadion Gelora Joko Samudro. (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)

Dukung Bibit Muda, Freeport Grassroots Tournament 2026 di Gresik Berlangsung Meriah

Freeport Grassroots Tournament (FGT) 2026 kembali digelar di Gresik. Diikuti 300 siswa SSB, ajang kolaborasi PTFI dan PSSI ini menjadi wadah menjaring bibit unggul sepak bola Indonesia.

TIMES Gresik,Selasa 28 April 2026, 17:18 WIB
947
A
Akmalul Azmi

GRESIKMemasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, Freeport Grassroots Tournament (FGT) kembali digelar di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Ajang ini menjadi panggung bagi lahirnya bintang-bintang muda sepak bola dari tingkat akar rumput.

Turnamen yang diinisiasi oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) ini diikuti oleh 300 anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Gresik. Kompetisi berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro pada 24–25 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan PTFI terhadap pengembangan sepak bola usia dini. Salah satu peserta dari SSB Mengare, Choirul Ashar, mengaku sangat menikmati jalannya pertandingan. Peraih gelar Best Goalkeeper dalam FGT 2026 ini menceritakan bahwa timnya semakin bersemangat dan kompak saat bertanding.

Ashar dan rekan-rekannya juga merasa gembira karena mendapatkan sepatu sepak bola sebagai bagian dari fasilitas turnamen. “Seru dan senang. Tapi tadi sempat tegang karena ada adu penalti,” ujarnya polos.

Turnamen Cari Bibit Muda

article
Peserta turnamen saat memamerkan sepatu baru dari PT Freeport Indonesia (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)

Freeport Grassroots Tournament merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan PTFI bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sejak tahun 2024. Sebanyak 10 SSB kategori U-10 dan 10 SSB kategori U-12 berpartisipasi dalam kegiatan yang didukung oleh PT Garuda Sepak Bola Indonesia ini.

Berbeda dari tahun sebelumnya, FGT 2026 menerapkan sistem rotasi untuk memberikan kesempatan merata bagi setiap SSB dalam membina dan menampilkan talenta mudanya.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan apresiasi tinggi kepada PTFI yang konsisten mendukung kemajuan sepak bola nasional. Menurutnya, kolaborasi semacam ini sangat krusial bagi masa depan olahraga Indonesia.

"Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas. Hal ini sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda," tegas Erick.

Senada dengan hal tersebut, Vice President External Affairs Smelter PTFI, Erika Silva, mengungkapkan rasa syukur atas sambutan positif masyarakat Gresik. Hal ini terlihat dari antusiasme orang tua dan kerabat yang hadir memberikan dukungan langsung di stadion.

“Kehadiran PTFI di Gresik tidak semata-mata berfokus pada kegiatan industri, tetapi ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, salah satunya melalui pengembangan generasi muda di bidang olahraga,” ungkap Erika.

Selain kompetisi, FGT 2026 juga membagikan total 1.000 pasang sepatu sepak bola, dengan rincian: 300 pasang untuk SSB di Gresik, 400 pasang untuk SSB di Timika, dan 300 pasang untuk SSB di Jayapura.

article
VP External Affairs Smelter PTFI Erika Silva bersama tamu VIP saat berfoto saat acara grand final ajang Freeport Grassroots Tournament di Stadion Gelora Joko Samudro (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)

Pelatih SSB Serdadu Sidowungu, Muhammad Ashori, menyebut FGT sebagai bentuk apresiasi luar biasa bagi anak didik mereka. Fasilitas yang diberikan, mulai dari bermain di stadion standar nasional hingga pemberian jersey dan sepatu, sangat memotivasi pemain.

"FGT sangat penting karena keberhasilan sepak bola nasional harus dimulai dari grassroots. Ini sangat mendasar. Dari sini akan muncul bibit talenta yang kelak bertanding di level profesional," katanya.

Legenda Timnas Indonesia, Evan Dimas, yang hadir dalam acara tersebut juga memuji keberanian para peserta. Ia menekankan bahwa sepak bola bukan hanya soal teknik, melainkan karakter.

“Kompetisi ini menanamkan nilai-nilai yang lebih penting dari sekadar menang atau kalah, yaitu kedisiplinan, fair play, mental, dan attitude sejak dini,” pesan Evan.

Turnamen yang berlangsung intensif selama dua hari ini menetapkan para pemenang. Pada kategori U-10, SSB Nusa Gemilang keluar sebagai juara pertama, disusul WCP Pasopati di posisi kedua, dan SSB Mengare di posisi ketiga. Penghargaan individu diberikan kepada M. Mirza Arkhan Al Fari (Best Player) dan Choirul Ashar (Best Goalkeeper).

Sementara itu, pada kategori U-12, gelar juara pertama diraih oleh SSB Gressia, peringkat kedua Peganden FC, dan peringkat ketiga SSB Mengare. Penghargaan individu U-12 disabet oleh Rasydhan Hiroshi El R (Best Player) dan M. Haikal Sahrul (Best Goalkeeper). (ADV)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Akmalul Azmi
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Gresik, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.